Designer dan Programmer adalah dua keahlian yang sangat berbeda. Tetapi jika 2 keahlian tersebut dijadikan satu akan menjadi satu kesatuan yang sangat menguntungkan.
Designer adalah seseorang yang merancang dan menciptakan sesuatu karya (desain). Sebelum seorang designer membuat suatu karya, ia pasti akan mempertimbangkan beberapa faktor terlebih dahulu, seperti elemen, unsur dan prinsip desain. Oleh karena itu, tidak semua orang bisa menghasilkan desain yang benar-benar indah dan memiliki nilai seni yang tinggi.
Progammer adalah seseorang yang ahli dalam membuat deretan baris coding yang akan dibentuk menjadi sebuah program. Dalam membuat sebuah program banyak sekali bahasa yang perlu dipahami oleh seorang programmer, seperti C++, VisualBasic, Java, dll. Seorang programmer harus memiliki ide-ide yang bagus. Sehingga ia bisa membuat program baru yang belum pernah ada sebelumnya. Oleh karenanya, seorang programmer sangat menentukan perkembangan IT dunia.
Dilihat dari definisinya, peran Designer dan Programmer sangat berbeda. Sehingga untuk membuat sebuah karya seperti web, video, game, media pembelajaran dan program-program lainnya, tidak bisa jika hanya ada salah satu saja. Karena biarpun seorang programmer sudah belajar mendesain atau seorang designer sudah belajar membuat coding, mereka memiliki penghayatan yang berbeda. Sehingga dua keahlian itu pasti akan selalu jalan beriringan.
Dewasa ini, banyak sekali aplikasi yang bagus, akan tetapi tampilan dari aplikasi tersebut tidak cocok/sesuai. Ataupun juga, aplikasi yang memiliki tampilan menarik dan bagus, tapi programnya hanya biasa-biasa saja. Itu dikarenakan seseorang yang diberi tanggung jawab pada bidang tersebut tidak terlalu menguasai atau tidak memperhatikan keseimbangan (balance) antara desain dan program yang dibuat.
Dari sinilah peran seorang designer dan programmer terlihat. Jadi agar bisa menghasilkan program atau aplikasi yang benar-benar layak untuk dipublikasikan, dibutuhkan kerjasama antara keduanya. Ide, konsep, dan tujuan harus jelas. Sehingga seorang programmer bisa membuat program yang bagus dan bermanfaat. Sedangkan seorang designer mempersiapkan desain yang menarik, kreatif, elegan, agar orang yang melihatnya senang. Dengan begitu masyarakat akan menyukai program tersebut dan terus menggunakannya.
Diana
Jumat, 22 Mei 2015
Jumat, 20 Maret 2015
kalsedon combong junjung drajat (sama sisi)
Pancawarna
Sale Pancawarna ! Murah. 1kg Rp. 500.000,- ( untuk nego langsung hubungi )
Stock terbatas. Hubungi 08563563360 | invite 551a220d
Kamis, 12 Februari 2015
Jawaban UAS pemgrograman Dasar P.Buce
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<string.h>
#include<iomanip.h>
void main(){
clrscr();
struct toko{
char
kode_kertas[10],jenis_kertas[50],kode_ukuran[10],ukuran_kertas[50];
int jumlah_kertas,total_bayar, harga_kertas;
};
char* lagi="Y";
char* tidak="T";
int i;
char nama[50] , tgl [50],k_lagi[5];
float d,u,k,total=0;
toko kertas[100];
awal:
clrscr();
{
cout<<"Masukkan Nama Kasir : "; cin>>nama; cout<<endl;
cout<<"Tanggal Hari ini [DD/MM/YYYY] : "; cin>>tgl;
cout<<endl<<endl;
cout<<"**************************************************"<<endl<<endl;
cout<<"Input data kertas yang akan dibeli : "; cin>>d;
cout<<endl;
for(i=0;i<d;i++) {
cout<<"Data kertas
ke-"<<i+1<<endl;
cout<<"Masukkan kode kertas [K]/[F] : ";
cin>>kertas[i].kode_kertas; cout<<endl;
if(!strcmp(kertas[i].kode_kertas,"K")){
strcpy(kertas[i].jenis_kertas,"KWARTO");}
else
if(!strcmp(kertas[i].kode_kertas,"F")){
strcpy(kertas[i].jenis_kertas,"FOLIO");
}
cout<<"Masukkan ukuran kertas [60]/[70]/[80] : ";
cin>>kertas[i].kode_ukuran; cout<<endl;
if(!strcmp(kertas[i].kode_ukuran,"60")){
strcpy(kertas[i].ukuran_kertas,"60
gr");}
else
if(!strcmp(kertas[i].kode_ukuran,"70")){
strcpy(kertas[i].ukuran_kertas,"70
gr");}
else
if(!strcmp(kertas[i].kode_ukuran,"80")){
strcpy(kertas[i].ukuran_kertas,"80
gr");
}
cout<<"Banyaknya kertas yang akan dibeli : ";
cin>>kertas[i].jumlah_kertas;
cout<<endl;
kertas[i].total_bayar = kertas[i].jumlah_kertas *
kertas[i].harga_kertas;
if(kertas[i].kode_ukuran=="60" &&
kertas[i].kode_kertas=="K"){
(kertas[i].harga_kertas=21000);}
else
if(kertas[i].kode_ukuran=="70" &&
kertas[i].kode_kertas=="K"){
(kertas[i].harga_kertas=23000);}
else
if(kertas[i].kode_ukuran=="80" &&
kertas[i].kode_kertas=="K"){
(kertas[i].harga_kertas=25000);}
else
if(kertas[i].kode_ukuran=="60" &&
kertas[i].kode_kertas=="F"){
(kertas[i].harga_kertas=23000);}
else
if(kertas[i].kode_ukuran=="70" &&
kertas[i].kode_kertas=="F"){
(kertas[i].harga_kertas=25000);}
else if(kertas[i].kode_ukuran=="80"
&& kertas[i].kode_kertas=="F"){
(kertas[i].harga_kertas=27000);
}
total=total+kertas[i].total_bayar;
}
clrscr();
cout<<"****************************************************************"<<endl;
cout<<setw(15)<<tgl;
cout<<setw(40)<<nama;
cout<<endl<<endl<<endl;
cout<<setw(2)<<"No";
cout<<setw(13)<<"Jenis Kertas";
cout<<setw(10)<<"Ukuran";
cout<<setw(10)<<"Harga";
cout<<setw(7)<<"Qty";
cout<<setw(15)<<"Total\n";
for(i=0;i<d;i++) {
cout<<setw(1)<<i+1<<".";
cout<<setw(13)<<kertas[i].jenis_kertas;
cout<<setw(10)<<kertas[i].ukuran_kertas;
cout<<setw(10)<<kertas[i].harga_kertas;
cout<<setw(7)<<kertas[i].jumlah_kertas;
cout<<setw(14)<<kertas[i].total_bayar<<endl;
}
cout<<"****************************************************************"<<endl;
cout<<setw(30)<<"Total Seluruh :"<<total<<endl;
cout<<setw(30)<<"Uang Bayar :";cin>>u;
k=u-total;
cout<<setw(30)<<"Uang Kembali :"<<k<<endl;
cout<<"****************************************************************"<<endl<<endl;
cout<<"Input Transaksi Lagi [Y]/[T]: ";
cin>>k_lagi;
if (strcmp (lagi, k_lagi) == 0)
{
clrscr();
goto awal;
}else if(strcmp (tidak, k_lagi) == 0){
goto keluar;
}else{
cout<<"Input Salah\n";
goto keluar;
}
getch();
goto awal;
}
keluar:
}
Algoritma Bahasa, Pseudocode & Flowchart
•Algoritma adalah langkah – langkah logis tertentu untuk menyelesaikan
suatu masalah.
•Fungsi algoritma adalah untuk membantu dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pada pola pikirnya masing-masing.
•Ciri – ciri algoritma:
–Ada
input.
–Ada proses.
–Ada
output.
–Memiliki instruksi instruksi yang jelas dan tidak ambigu.
–Harus mempunyai
stopping role.
•Sifat algoritma :
–Tidak menggunakan notasi atau sintaks dari suatu bahasa pemrograman.
–Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman.
–Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun.
•Algoritma dapat digunakan untuk merepresentasikan suatu urutan kejadian secara logis dan dapat diterapkan di semua kejadian sehari-hari.
Langganan:
Komentar (Atom)
